ITBM Wakatobi menyelenggarakan KKA Perdana Dengan Tema “ITBM Wakatobi Mengabdi”

Sebanyak 46 mahasiswa dari (ITBM) Wakatobi, yang berasal dari Program Studi Teknologi Informasi, Ilmu Perikanan, dan Kewirausahaan, telah memulai program Kuliah Kerja Amaliyah (KKA) , dimulai pada tanggal 15 Januari 2024 dan Kegiatan KKA ini akan dijalani sekitar 30 hari kedepan. KKA merupakan inisiatif ITBM Wakatobi untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh di kelas ke dalam kehidupan nyata.

Tiga desa yang menjadi pusat kegiatan KKA kali ini adalah Desa Matahora, Desa Liya Bahari Indah, dan Desa Wungka, yang terletak di wilayah Wakatobi. Mahasiswa ITBM Wakatobi ditempatkan di berbagai proyek dan kegiatan di desa-desa tersebut dengan tujuan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat setempat.

Partisipan KKA berasal dari tiga program studi unggulan ITBM Wakatobi, yakni Teknologi Informasi, Ilmu Perikanan, dan Kewirausahaan. Melibatkan mahasiswa dari prodi-prodi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antarbidang ilmu, sekaligus memberikan pandangan multidisiplin dalam menjawab tantangan di lapangan.

Jumui, S.Pd.,M.Si sebagai Ketua LPPM ITBM Wakatobi, menyampaikan bahwa KKA adalah langkah strategis untuk mendukung pembelajaran mahasiswa di luar kelas. "Melalui KKA, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan akademis mereka, tetapi juga mengembangkan soft skill, seperti kepemimpinan, kerjasama tim, dan kreativitas," katanya.

Mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan di desa, seperti pengembangan teknologi informasi lokal, penelitian ilmu perikanan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, dan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan solusi inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Program KKA akan berakhir dengan sesi presentasi hasil karya dan pengalaman mahasiswa di hadapan dosen dan masyarakat desa setempat. Diharapkan bahwa KKA bukan hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga meninggalkan dampak positif yang nyata di masyarakat desa yang menjadi fokus kegiatan ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *